Akhirnya selesai

Entah aku harus mulai menulis darimana, tapi ada satu hal yang aku rasakan ketika akhirnya aku mengakhiri ini semua. Lega. Ya, entah mengapa aku merasa sangat lega. Melepas sesuatu yang ternyata memang sudah kulepaskan sejak tahun 2024 adalah hal yang paling melegakan saat ini. Artinya, aku bisa sepenuhnya mencurahkan perhatianku pada pasanganku sekarang tanpa harus membandingkan dan melihat kebelakang kembali. Masih ingat entry blog ini beberapa tahun yang lalu? Saat aku bilang bahwa aku tidak akan pernah bisa kembali utuh. Aku salah. Hatiku ternyata sudah kembali utuh di tahun 2025. Tahun ketika aku memutuskan untuk membuang semua hal yang akan membuat hidupku berhenti dan mulai menata diriku menjadi seseorang yang memang siap untuk menjalani kehidupan yang baru. Aku sangat bersyukur. 2025 aku dipertemukan dengan Mas. Seseorang yang tidak pernah aku rencanakan untuk menjadi bagian dari hidupku. Datangnya mas dalam hidupku menjadi sebuah tanda berakhirnya perasaan anehku pada seseorang. Sebuah hubungan yang tidak sehat, sesuatu yang seharusnya tidak pernah aku setujui terjadi. Hari ini, seluruh sosial mediaku dia hapus. Mungkin jika itu terjadi padaku di tahun 2024 aku pasti akan sangat-sangat terpuruk dan sedih karena dia adalah satu-satunya orang yang dapat memelukku ketika aku bersedih dan menghiburku ketika semua orang pergi. Sayangnya, dia lupa bahwa setiap orang ada masanya. Masaku dan dia sudah selesai sejak lama, sejak dia bilang padaku bahwa dia akan menata hidup yang lebih baik bersama dengan seseorang yang kini ada disampingnya sedangkan aku saat itu sedang ditinggalkan oleh banyak orang. Ironis kan? 

Jadi, ketika hal ini terjadi dan dia merasa aku tidak adil dengan melupakannya terlebih dahulu, kuharap dia tidak lupa bahwa aku cukup menderita dengan semua hal yang terjadi diantara kami berdua. Ya, memang sudah seharusnya selesai. 
Aku hanya berharap setelah semua ini benar-benar selesai, chapter baru dalam hidupku juga akan segera dimulai. Aku tidak ingin merasa anxious lagi menghadapi sesuatu karena trauma ditinggalkan oleh seseorang. Aku tidak ingin menjadi khawatir karena takut suatu saat aku akan kembali sendirian. Setelah ini semua selesai, tidak hanya hatiku yang kembali utuh, tetapi juga kewarasanku. 

Kau tau, tidak mudah menghadapi semua ini. Aku masih terus selalu terlempar pada masa lalu yang suram dan adegan demi adegan ketika aku berada di sana terekam dengan jelas baik itu dari lamunan maupun mimpiku setiap malam. Entah aku bermimpi sedang bekerja di tempat kerjaku terdahulu, menerima ujaran kebencian dari rekan kerjaku yang lama, ditinggalkan kembali oleh orang yang setiap tahun meninggalkanku. Gila sih. Sulit untuk aku menyembuhkan PTSD ini. Aku masih terbelenggu masa lalu pahit yang aku ingin tinggalkan sejak lama. 

Semoga, dengan perginya dia, menjadi awal aku bisa melupakan seluruh masa lalu ku. Aku tau sekali bahwa tidak semua masalalu yang kumiliki itu buruk. Banyak juga kenangan manis yang tidak bisa kulupakan. Tapi, aku memang harus sudah bergerak maju demi masa depan yang baru. 

Aku yakin aku bisa. 

Popular Posts